Wednesday, May 20, 2026
HomeBeritaDemonstrasi Gedung DPRD Kota Pekalongan: Rusak dan Dibakar

Demonstrasi Gedung DPRD Kota Pekalongan: Rusak dan Dibakar

Aksi demontrasi berujung pembakaran dan pengerusakan gedung DPRD Kota Pekalongan terjadi pada Sabtu (30/8) siang. Ribuan massa, yang terdiri dari driver ojek online (ojol) dan warga, berkumpul di gedung dewan tanpa ada pengawalan. Menurut Pemantauan Media Indonesia, gelombang aksi solidaritas atas meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Setiawan di Jakarta, merambah hingga Kota Pekalongan. Awalnya berdemonstrasi secara damai, massa akhirnya berubah menjadi rusuh.

Aksi demonstrasi di Kota Pekalongan dimulai dengan doa bersama dan tabur bunga di Stadion Hugeng, dilanjutkan dengan bergerak menuju Mako Brimob di Jalur Pantura Kalibanger untuk menggelar orasi. Massa juga melanjutkan aksinya di Lapangan Mataram dengan menggunakan sepeda motor. Di Lapangan Mataram, suasana mulai memanas ketika massa bergabung di Komplek Kantor Wali Kota Pekalongan yang berada di sisi barat lapangan, dengan sasaran gedung DPRD. Api pun membakar gedung DPRD Kota Pekalongan dan pos Satpol PP di depannya.

Ribuan massa berlarian keluar dari komplek Kantor Wali Kota Pekalongan ketika api semakin membesar. Asap putih pun muncul di sekitar Lapangan Mataram disertai gas air mata yang diduga ditembakkan petugas kepolisian. Warga menyayangkan tindakan anarkis tersebut, karena sebelumnya para demonstran berjanji tidak melakukan perusakan fasilitas pemerintahan, sehingga menimbulkan kerugian besar. Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, menyatakan bahwa langkah utama yang diambil saat ini adalah melakukan pemadaman dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler