Partai Golkar memberikan arahan kepada para kader agar lebih peka terhadap aspirasi masyarakat. Mereka diminta untuk belajar dari perdebatan seputar kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan pentingnya sensitivitas dan kreativitas dalam merespons kebijakan fiskal yang langsung memengaruhi rakyat. Kader Golkar yang menjabat di DPRD juga diimbau untuk meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman politiknya agar bisa mendukung program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sarmuji menekankan bahwa dukungan penuh dari daerah terhadap program kerja pemerintah pusat sangat dibutuhkan. DPRD sebagai penghubung antara aspirasi rakyat dan kebijakan pemerintah harus siap menjembatani kedua belah pihak. Partai Golkar akan menggelar kegiatan Upgrading dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia tahun 2025 untuk meningkatkan profesionalisme kader di legislatif daerah. Kegiatan ini bertema ‘Peningkatan Profesionalitas Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Menjalankan Peran, Tugas, dan Fungsinya’ sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kader.
Sarmuji menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi untuk memastikan seluruh anggota DPRD dari Partai Golkar memahami arah dan prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dengan demikian, Partai Golkar berkomitmen untuk terus memperkuat dan memberdayakan kader-kadernya demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

