TNI Angkatan Laut telah menggerakkan seluruh prajurit dan peralatan yang dimilikinya untuk membuka jalur yang terputus dan terisolir guna memastikan bantuan logistik mencapai para korban banjir di Sumatra. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan komitmen TNI AL untuk bekerja sama dengan pihak pemerintah daerah dan BNPB dalam memberikan bantuan maksimal kepada korban bencana. Total 13 KRI, termasuk 2 KRI kapal rumah sakit, sudah dikerahkan ke wilayah terdampak bencana. Penerjangan prajurit Marinir untuk memberikan trauma healing juga dilakukan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, penggunaan pesawat kasa dan helikopter juga ditingkatkan untuk menjangkau daerah terisolir. Semua upaya dilakukan dengan koordinasi yang baik antara instansi terkait, termasuk BNPB, dalam rangka membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana.

