Perusahaan Strategy Inc milik Michael Saylor mengumumkan peningkatan cadangan kas menjadi USD 2,19 miliar atau Rp 36,78 triliun, sambil menghentikan pembelian bitcoin pekan lalu. Langkah ini diambil untuk menghadapi musim dingin kripto yang panjang. Dalam waktu tujuh hari, perusahaan ini berhasil mengumpulkan USD 748 juta atau Rp 12,56 triliun melalui penjualan saham biasa. Sebelumnya, Strategy telah membeli bitcoin senilai USD 2 miliar atau Rp 33,58 triliun, sehingga total kepemilikan bitcoin mencapai USD 60 miliar atau Rp 1.007 triliun.
Keputusan ini diambil setelah bitcoin mengalami penurunan sekitar 30% dari titik tertinggi sepanjang masa pada awal Oktober, yang juga memengaruhi harga saham Strategy yang turun lebih dari 50%. Kondisi ini memicu penciptaan cadangan tambahan sebesar USD 1,4 miliar atau Rp 23,51 triliun untuk mendanai pembayaran dividen dan bunga. Meskipun bisnis perangkat lunak perusahaan tidak menghasilkan arus kas bebas yang mencukupi untuk kebutuhan pembayaran, langkah ini diambil untuk mengurangi risiko jual bitcoin di tengah penurunan harga token.
Kesimpulannya, keputusan investasi tergantung pada analisis dan risiko masing-masing pembaca. Liputan6.com memberikan informasi ini sebagai referensi dan tidak bertanggung jawab atas hasil dari keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.

