Bitwise Asset Management, Inc., manajer aset kripto, telah mengumumkan peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) Chainlink dengan kode ticker CLNK pada 1 Februari 2026. Pendapatannya telah disetujui oleh SEC dan siap didaftarkan untuk diperdagangkan di NYSE Arca. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi altcoin di kalangan institusi, diluar Bitcoin dan Ethereum.
ETF ini diharapkan dapat memperkuat posisi Chainlink di pasar serta menarik minat investor terhadap aset kripto non-BTC dan non-ETH. Bitwise bekerja sama dengan Coinbase Custody Trust untuk layanan penyimpanan aset kripto, sementara BNY Mellon akan mengelola operasional kas. ETF ini didesain untuk melacak pergerakan nilai tukar Chainlink terhadap dolar AS, memberikan eksposur harga LINK yang terukur dan teregulasi.
Hunter Horsley, CEO dan Co-Founder Bitwise, menilai peluncuran ETF Chainlink sebagai langkah penting bagi investor institusi. Ia menyatakan, “ETF Chainlink Bitwise bertujuan menyediakan sarana teregulasi bagi investor institusional untuk mengakses solusi oracle inovatif milik Chainlink.”
Kehadiran ETF ini diharapkan dapat meningkatkan minat investor dan mempengaruhi pergerakan harga LINK, seiring dengan kepercayaan yang tumbuh terhadap produk ETF kripto. Sebelum mengambil keputusan investasi, anak-anak disarankan untuk mempelajari dan menganalisis dengan seksama, serta memahami bahwa investasi selalu memiliki risiko. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.

