Jacques Leveugle telah ditahan setelah keponakannya menemukan USB yang berisi catatan kejahatan seksual terhadap 89 remaja di beberapa negara. Kasus pelecehan seksual massal yang melibatkan Leveugle, seorang pria lanjut usia berusia 79 tahun, telah terungkap oleh kepolisian Prancis. Dituduh melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual selama lebih dari lima dekade terhadap 89 remaja sejak 1960-an hingga 2022. Keponakan Leveugle memecahkan kasus ini ketika ia menemukan materi yang mencurigakan di flashdisk USB miliknya saat sang paman berkunjung ke Isère dekat Grenoble pada Oktober 2023. Hal itu memunculkan informasi bahwa Leveugle bekerja sebagai guru les internasional di berbagai negara dan menggunakan kesempatan tersebut untuk mencari korban. Meskipun baru sekitar 40 korban yang teridentifikasi, kepolisian berharap untuk mengidentifikasi lebih banyak korban selama penyelidikan berlanjut. Selain kasus pelecehan seksual, Leveugle juga diduga telah melakukan pembunuhan terhadap ibu kandung dan bibinya. Penyelidikan yudisial telah dibuka terkait dugaan pembunuhan ini, menambah daftar kasus predator seksual yang mempertaruhkan keamanan masyarakat di Prancis.

