Tether, sebagai-pemegang bitcoin terbesar kelima di dunia, baru-baru ini mengakuisisi 8.888 bitcoin pada kuartal IV 2025, meningkatkan total kepemilikannya menjadi 96.185 bitcoin senilai USD 8,42 miliar atau Rp 140,61 triliun. Pembelian BTC senilai USD 876 juta atau Rp 14,62 triliun menunjukkan komitmen Tether untuk mengkonversi keuntungan menjadi bitcoin, seiring dengan minat institusional yang tetap tinggi terhadap kripto meski pasar mengalami penurunan baru-baru ini, terutama menjelang akhir kuartal IV 2025. Selain itu, Tether tidak hanya melakukan pembelian bitcoin, namun Goldman Sachs juga mengungkapkan pembelian ETF bitcoin senilai USD 1,7 miliar atau Rp 28,39 triliun. Sementara Strategy menambah 1.229 bitcoin senilai USD 108,8 juta atau Rp 1,81 triliun pada pekan yang berakhir pada 28 Desember 2025, meningkatkan asetnya menjadi 672.497 bitcoin dengan nilai USD 50,44 miliar. Meskipun bitcoin mengalami penurunan nilainya menuju USD 88.000 setelah gagal menjaga level tertinggi baru-baru ini di dekat USD 93.000, pembelian bitcoin terus dilakukan oleh beberapa entitas di pasar kripto.

