Sunday, April 12, 2026
HomeTravelThailand Siap Terapkan Biaya Masuk untuk Turis Asing

Thailand Siap Terapkan Biaya Masuk untuk Turis Asing

Pemerintah Thailand yang baru berencana mengimplementasikan biaya masuk untuk wisatawan asing, khususnya bagi yang masuk melalui jalur udara sebesar 150 baht atau sekitar Rp 77 ribu. Rencana tersebut akan diajukan dalam rapat kabinet pertama setelah lama diusulkan. Sementara itu, biaya tambahan untuk wisatawan yang menggunakan jalur darat dan laut ditunda untuk waktu yang belum ditentukan. Pihak berwenang menganggap bahwa penerapan biaya tambahan pada jalur masuk darat dapat memberatkan komuter yang sering melintasi perbatasan dan para wisatawan harian. Salah satu saran yang diberikan adalah mengusulkan nama biaya yang lebih positif untuk memperbaiki persepsi publik terhadap kebijakan ini.

Selain tentang biaya masuk, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Transportasi Phiphat Ratchakitprakarn juga mengusulkan penggabungan Kementerian Pariwisata dan Olahraga dengan Kementerian Kebudayaan. Phiphat berpendapat bahwa pariwisata di Thailand sangat terkait dengan tradisi dan budaya lokal, sehingga mengintegrasikan departemen-departemen terkait dapat mendukung strategi yang lebih terpadu.

Perlu dicatat bahwa pungutan untuk wisatawan asing di Thailand telah diusulkan sejak tahun 2020 dan disetujui oleh Kabinet pada Februari 2023. Namun hingga saat ini belum pernah diberlakukan karena adanya kekhawatiran terhadap dampak sentimen pariwisata. Rencana tarif yang disetujui adalah 300 baht untuk kedatangan melalui udara dan 150 baht untuk kedatangan melalui darat atau laut.

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand periode 2024-2025, Sorawong Thienthong, menyatakan bahwa pemerintah akan mulai memberlakukan pajak tersebut pada akhir tahun 2025. Sementara Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand periode 2025-2026, Atthakorn Sirilatthayakorn, sebelumnya berencana memberlakukan pajak tersebut untuk mendanai asuransi bagi pengunjung serta pengembangan infrastruktur pariwisata. Tetapi rencana tersebut hingga saat ini belum pernah dijalankan.

Terpisah dari kebijakan biaya masuk, Thailand menetapkan target kunjungan wisata sebanyak 36,7 juta pada tahun 2026. Namun, situasi geopolitik yang terjadi belakangan ini diperkirakan akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan. Harapan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan tertuju pada festival Songkran yang diadakan pada bulan April. Pihak berwenang telah mengambil berbagai langkah untuk mengatur jumlah pengunjung dan menjaga agar perjalanan tetap terkendali, termasuk bekerjasama dengan maskapai penerbangan untuk menurunkan harga tiket dan meningkatkan kapasitas kursi pada periode liburan tersebut. Selain itu, regulator penerbangan juga telah berkoordinasi dengan maskapai seperti Thai Airways, Bangkok Airways, Thai AirAsia, Nok Air, Thai Lion Air, dan Thai Vietjet untuk menyesuaikan tarif dan kapasitas selama festival Songkran.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler