Umat Islam Bersiap Merayakan Iduladha di Tengah Pandemi
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah resmi menetapkan bahwa Hari Raya Iduladha akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah proses hisab dan pemantauan hilal di seluruh Indonesia.
Perhitungan Astronomis dan Kriteria Penetapan Hari Raya
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penentuan tanggal Iduladha didasarkan pada kriteria ilmiah. Posisi hilal di Indonesia saat ini memenuhi standar Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Hasil pengamatan hilal dilakukan di 88 titik di Indonesia, di mana terlihat jelas di Kabupaten Lamongan. Hal ini menjadi dasar penentuan bahwa Hari Raya Iduladha akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Penetapan ini diharapkan memberikan kepastian bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah di bulan Zulhijjah secara serentak dan khidmat. Mulai dari puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, hingga penyembelihan hewan kurban.
Momen Iduladha tahun ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan umat Islam di Indonesia, serta meneguhkan ukhuwah Islamiyah.
Penetapan ini juga merupakan hasil integrasi metode sains dan syariat dalam Sidang Isbat, yang bertujuan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan secara bersama-sama.

