Tuesday, June 9, 2026
HomeTeknologiSequans Likuidasi Aset Kripto: Dampak Taruhan Bitcoin pada Bisnis

Sequans Likuidasi Aset Kripto: Dampak Taruhan Bitcoin pada Bisnis

Perusahaan Semikonduktor IoT Prancis Likuidasi Bitcoin yang Merugikan

Sequans Communications Jual Cadangan Bitcoin

Perusahaan semikonduktor Internet of Things (IoT) asal Prancis, Sequans Communications, akhirnya mengakhiri strategi kontroversial penyimpanan cadangan Bitcoin mereka. Rencana tersebut baru berjalan kurang dari satu tahun sebelum perusahaan memutuskan untuk menjual sebagian besar kepemilikan Bitcoin (BTC) untuk membayar utang konversi dan lebih memfokuskan diri pada bisnis utamanya.

Dalam pernyataan terbaru yang dikutip dari CoinMarketCap pada Jumat (29/5/2026), Sequans mengonfirmasi bahwa mereka telah menggunakan sebagian dari cadangan Bitcoin untuk melunasi seluruh utang konversi yang sebelumnya diterbitkan pada Juli 2025. Meskipun begitu, perusahaan masih menyisakan sekitar 658 BTC yang akan dijual secara bertahap.

Perubahan Strategi yang Mengejutkan

Langkah Sequans ini menandai perubahan besar dari rencana awal yang diumumkan pada Juni 2025. Pada saat itu, perusahaan berencana untuk mengumpulkan dana hingga USD 385 juta dengan menggabungkan utang dan ekuitas guna membangun cadangan Bitcoin dalam jumlah besar.

Pada saat itu, CEO Sequans, Georges Karam, menyatakan keyakinannya terhadap Bitcoin sebagai “penyimpan nilai jangka panjang” yang akan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Namun, fluktuasi harga Bitcoin yang signifikan mengubah lanskap investasi perusahaan ini.

Sejak November 2025, Sequans mulai menjual 970 BTC, diikuti dengan penjualan 125 BTC tambahan pada Februari 2026. Akhirnya, pada kuartal pertama 2026, perusahaan menjual sebagian besar aset kripto mereka sehingga lebih dari 80 persen kepemilikan Bitcoin hilang hanya dalam beberapa bulan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler