Tuesday, June 9, 2026
HomeBeritaDampak Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS terhadap Harga Pangan

Dampak Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS terhadap Harga Pangan

Rina Sa’adah Minta Pemerintah Waspada Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Harga Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, menyoroti urgensi pemerintah dalam mengantisipasi dampak negatif lonjakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terhadap harga pangan di dalam negeri. Diketahui, nilai tukar rupiah hari ini mencatatkan pelemahan mencapai Rp18.015 per dolar AS, yang menjadi level terendah dalam kurun waktu tertentu.

Perlambatan Ekonomi Akibat Pelemahan Rupiah

Rina menekankan pentingnya penanganan yang tepat dari pemerintah terhadap gejolak nilai tukar rupiah untuk menjaga stabilitas harga pangan. Dialami sektor pertanian dan perikanan yang masih bergantung pada impor berbagai bahan strategis, seperti kedelai, gandum, dan garam industri. Pelemahan rupiah berpotensi memperbesar biaya impor bahan baku ini, yang pada akhirnya akan memberikan dampak buruk bagi para pelaku usaha di tingkat bawah. Petani, peternak, dan nelayan akan merasakan lonjakan biaya produksi yang signifikan karena meningkatnya harga bahan baku impor.

Rina juga menyoroti kenaikan biaya impor komponen sebagai akibat dari depresiasi rupiah dan dampaknya terhadap kelangsungan ketahanan pangan nasional. Jika biaya impor meningkat, maka harga pangan dan biaya produksi petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha perikanan juga akan semakin tinggi, yang dapat menyulitkan keberlangsungan usaha mereka.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler