Bitmine Kuasai Pasar Ethereum dengan Pembelian Besar-besaran
Bitmine Immersion Technologies, perusahaan pengelola aset Ethereum, menarik perhatian dengan pembelian Ethereum (ETH) terbesar pekan lalu. Total ETH yang dibeli mencapai 126.971 dengan nilai mencapai US$ 214 juta atau sekitar Rp 3,89 triliun. Aksi ini dilakukan di tengah situasi yang dipandang menguntungkan bagi Ethereum.
Aksi Beli Besar-besaran Mengguncang Pasar
Dikutip dari Yahoo Finance, keputusan Bitmine untuk membeli Ethereum dalam jumlah besar ini menjadi sorotan karena terjadi setelah penemuan kerentanan dalam protokol Zcash yang dibantu artificial intelligence (AI). Ketidakpastian atas eksploitasi kerentanan ini membuat harga token ZEC dari Zcash anjlok 40% pekan lalu. Meski demikian, harga token tersebut kini telah mulai pulih.
Komentar dari Chairman Bitmine, Tom Lee, menyatakan bahwa penjualan besar-besaran di dunia kripto seringkali dianggap dangkal. Bitmine percaya bahwa sistem AI dapat mendeteksi kelemahan dalam layanan keuangan terpusat maupun protokol terdesentralisasi yang lemah. Hal ini sekaligus memperkuat kasus penggunaan dan kesesuaian produk blockchain terdesentralisasi seperti Ethereum.
Penguatan Ethereum di Pasar
Dalam 24 jam terakhir, Ethereum sudah mengalami pemulihan sekitar 4%, meskipun selama seminggu terakhir turun hampir 15%. Tom Lee menekankan bahwa menurut pandangannya, harga ETH seharusnya tidak mengalami penurunan yang signifikan seperti yang terjadi.
Dengan pembelian ETH baru, kas BitMine kini mencapai 5.543.872 ETH senilai US$ 9,3 miliar atau sekitar Rp 169,34 triliun. Sebagian besar saldo ini dipertaruhkan melalui Made-in-America Validator Network (MAVAN), yang diperkirakan akan memberikan pendapatan sebesar US$ 230 juta atau sekitar Rp 4,18 triliun. Jika seluruh saldo dipertaruhkan, proyeksi pendapatan tahunan mencapai sekitar US$ 270 juta atau Rp 4,91 triliun.
Sebagai catatan, keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca dan perlu dilakukan penelitian yang matang sebelum melakukan transaksi. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.

