Remaja 20 Tahun Curi Bitcoin Rp 233 Miliar Untuk Gaya Hidup Mewah
Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa sebagian besar dana hasil kejahatan remaja berusia 20 tahun ini digunakan untuk membiayai gaya hidup mewah di Miami dan Los Angeles. Jaksa menyoroti pengeluaran sekitar US$ 1,2 juta dalam rentang waktu dua bulan untuk kendaraan mewah, perhiasan, perjalanan jet pribadi, penginapan eksklusif, dan kebutuhan pribadi lainnya.
Gaya Hidup Mewah
Bersama dengan Brandon Tardibone, pemilik bisnis penyewaan mobil mewah yang telah mengakui terlibat dalam pencucian uang, remaja ini diduga membeli dan menyewa beragam kendaraan premium seperti Lamborghini Aventador SVJ dan dua unit BMW.
Dana hasil penipuan juga dilaporkan digunakan untuk menyewa jet pribadi, membayar sewa properti di North Miami, dan membiayai perjalanan untuk sejumlah tamu yang diundang.
Penangkapan
Otoritas mengaitkan remaja tersebut dengan kasus tersebut setelah melakukan pemeriksaan lalu lintas pada Maret lalu dan menemukan ia sedang mengendarai mobil mewah Rolls-Royce.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, disita sejumlah perangkat elektronik dan catatan tulisan tangan yang dianggap jaksa sebagai bukti yang mengaitkan remaja tersebut dengan operasi penipuan kripto.
Hukuman dan Kompensasi
Sebagai bagian dari proses hukum, remaja ini telah menyerahkan sekitar 53,16 Bitcoin dan 275,23 Ether senilai sekitar US$ 3,7 juta saat ini.
Jaksa menyarankan hukuman penjara antara 51 hingga 63 bulan. Sebagai bagian dari perjanjian pengakuan bersalah, sejumlah dakwaan penipuan elektronik lainnya akan dicabut.

