Monday, July 20, 2026
HomeTeknologiBitcoin vs Ethereum: Mana yang Capai Titik Terendah Lebih Awal?

Bitcoin vs Ethereum: Mana yang Capai Titik Terendah Lebih Awal?

Situasi Bitcoin tengah diperdebatkan oleh para ahli di pasar kripto. Meskipun beberapa analis memprediksi potensi penurunan lebih lanjut, ada pula yang melihat tanda-tanda positif dalam pasar.

Risiko Penurunan Bitcoin

Pada awal bulan Juni, Bitcoin mengalami penurunan drastis hingga mendekati level US$ 59.000, mencapai titik terendah sejak akhir 2024. Ted, seorang analis, bahkan memperkirakan bahwa Bitcoin masih berpotensi turun lebih jauh.

Ted menunjukkan bahwa ada klaster likuiditas besar di rentang harga US$ 50.000 hingga US$ 60.000. Area tersebut juga menampilkan banyak pesanan beli Bitcoin di berbagai bursa kripto. Dengan kondisi ini, Ted memperkirakan Bitcoin bisa turun hingga mencapai level US$ 50.000 sebelum kemungkinan memantul kembali.

Proyeksi Bearish

bee dan Crypto Lens juga menyampaikan pandangan bearish terkait harga Bitcoin. bee memperkirakan Bitcoin bisa turun ke kisaran US$ 51.000 hingga US$ 52.000, sementara Crypto Lens memprediksi harga BTC bahkan bisa menyentuh US$ 43.000 pada bulan Agustus nanti.

Meski proyeksi tersebut cenderung negatif, ada juga beberapa indikator yang menunjukkan potensi positif dalam pasar kripto. Jumlah Bitcoin yang tersimpan di bursa kripto melaporkan penurunan ke level terendah dalam enam tahun terakhir.

Kondisi ini menandakan bahwa semakin banyak investor yang memilih untuk menyimpan aset kripto mereka ke dalam penyimpanan pribadi. Hal ini dapat mengurangi tekanan jual jangka pendek yang terjadi di pasar.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler