Apa itu Tokenized ETF dan Kelebihannya
Dibandingkan dengan ETF konvensional, tokenized ETF menawarkan sejumlah perbedaan yang menjadikannya pilihan menarik bagi para investor. Salah satu perbedaan utama adalah ketersediaan untuk diperdagangkan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dibandingkan dengan ETF biasa yang terbatas pada jam operasional bursa.
Settlement Transactions dan Akses Global
ETF biasa mengikuti siklus settlement T+2, sementara tokenized ETF menggunakan settlement atomik di dalam transaksi blockchain. Hal ini memungkinkan perpindahan aset dan pembayaran terjadi secara instan dalam satu transaksi.
Selain itu, tokenized ETF juga mendukung kepemilikan fraksional secara bawaan, memungkinkan investor untuk membeli sebagian kecil aset tanpa ketergantungan pada fitur platform tertentu. Akses ke ETF global juga menjadi lebih mudah karena investor hanya perlu menggunakan wallet crypto tanpa harus membuka rekening di broker asing.
Risiko yang Perlu Dipahami
Meskipun menawarkan kemudahan-kemudahan tersebut, tokenized ETF tetap memiliki risiko yang perlu dipahami oleh para investor. Salah satunya adalah bahwa sebagian besar tokenized ETF tidak memberikan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang menjadi aset dasarnya.
Sebagai imbalannya, investor memiliki klaim kontraktual terhadap kustodian atau special purpose vehicle (SPV) yang menyimpan aset tersebut. Selain itu, likuiditas dapat terfragmentasi karena tokenized ETF sering diperdagangkan di berbagai blockchain atau platform dengan harga yang sedikit berbeda, terutama saat volume transaksi rendah.

