Kebiasaan Begadang dan Risiko Kesehatan
Jakarta (ANTARA) – Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan sering begadang atau kurang tidur dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi (hipertensi). Meski bukan satu-satunya penyebab, kurang tidur yang terjadi secara berulang dapat mengganggu pengaturan tekanan darah dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular.
Pengaruh Kurang Tidur terhadap Kesehatan Tubuh
Menurut organisasi kesehatan dan para ahli jantung, orang dewasa sebaiknya tidur selama 7–9 jam setiap malam. Saat tidur, tekanan darah secara alami menurun sebagai bagian dari pemulihan tubuh. Namun, kurang tidur atau begadang secara terus-menerus dapat mengganggu mekanisme tersebut sehingga tekanan darah cenderung tinggi.
American Heart Association (AHA) menyebutkan bahwa tidur kurang dari tujuh jam per malam berhubungan dengan meningkatnya risiko hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme. Kualitas serta keteraturan waktu tidur juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung.
Faktor-faktor Penyebab Hipertensi
Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah mencapai atau melebihi 140/90 mmHg secara menetap. Selain kebiasaan begadang, faktor lain seperti usia, riwayat keluarga, konsumsi garam berlebihan, obesitas, kurang aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, stres berkepanjangan, dan penyakit tertentu juga berperan dalam meningkatkan tekanan darah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa hipertensi menjadi penyebab utama penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Sebagian besar kasus tidak menimbulkan gejala, sehingga dikenal sebagai “silent killer”.
Pencegahan dan Pola Hidup Sehat
Mengatur pola tidur, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, serta memeriksa tekanan darah secara berkala dapat membantu menurunkan risiko hipertensi. Menjaga pola hidup sehat secara menyeluruh diperlukan sebagai langkah preventif terhadap hipertensi dan penyakit kardiovaskular.
Jadi, anggapan bahwa begadang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi bukanlah mitos belaka. Kurang tidur memang dapat meningkatkan risiko hipertensi, terutama jika disertai gaya hidup tidak sehat. Oleh karena itu, menjaga pola tidur dan hidup sehat menjadi kunci penting dalam mencegah hipertensi.

