Kebakaran Hutan di Prancis Mencapai Luas Luas Area yang Mengkhawatirkan
Sejak awal tahun ini, kebakaran hutan di Prancis telah menyebabkan hangusnya 11.000 hektare lahan, dengan dampak lebih lanjut mencapai 35.000 hektare. Hal ini membuat petugas pemadam kebakaran di seluruh negeri harus bekerja keras menangani 250 hingga 300 titik api secara bersamaan selama tiga pekan terakhir.
Meningkatnya Risiko Kebakaran Hutan di Seluruh Prancis
Direktur Jenderal Perlindungan Sipil, Julien Marion, menjelaskan bahwa tiga kebakaran hutan utama saat ini telah melibas lebih dari 1.000 hektare lahan masing-masing. Bahkan dengan mobilitas sumber daya pemadaman yang besar, risiko kebakaran hutan tidak lagi terbatas di wilayah selatan Prancis saja. Sekitar 50 departemen di negara itu sekarang dikategorikan sebagai kawasan hutan berisiko tinggi.
Menurut Marion, penyebaran wilayah berisiko tinggi telah mendorong pihak berwenang untuk meratakan sumber daya pemadaman ke area yang lebih luas, yang tentu saja menimbulkan tantangan tersendiri dalam operasionalnya.
Penindakan Keras Terhadap Pembakar Liar
Penyelidikan atas kebakaran Hutan Fontainebleau yang disebabkan oleh kelalaian manusia telah dilakukan dan beberapa tersangka telah berhasil ditangkap. Presiden Emmanuel Macron menegaskan bahwa pihak berwenang tidak akan diam jika ada yang melakukan tindakan merusak hutan dengan sengaja.
Selain itu, Prancis juga telah berkolaborasi dengan lima negara Eropa lainnya untuk memesan pesawat pemadam kebakaran Canadair secara bersama-sama. Upaya ini berhasil meningkatkan kapasitas operasional pemadaman dengan menambah armada pesawat.
Hal ini mencakup pengoperasian 12 pesawat Canadair dan delapan pesawat Dash, serta tambahan pesawat sewaan dan helikopter pembom air sehingga total armada mencapai sekitar 40 pesawat. Dengan langkah-langkah ini diharapkan penanggulangan kebakaran hutan di Prancis dapat semakin efektif dan efisien.

