Saturday, August 8, 2026
HomeTeknologiRimini Street: Membangun AI dengan Tata Kelola dan Kepercayaan Digital

Rimini Street: Membangun AI dengan Tata Kelola dan Kepercayaan Digital

Seth Ravin: AI Harus Dibangun di Atas Tata Kelola dan Kepercayaan Digital

CEO Rimini Street, Seth Ravin, mengungkapkan bahwa keberhasilan implementasi artificial intelligence (AI) tidak hanya bergantung pada teknologi canggih, tetapi juga pada tata kelola organisasi, keamanan siber, dan kepercayaan digital. Menurutnya, fondasi tersebut memainkan peran penting agar AI dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia usaha.

Seth Ravin menekankan bahwa teknologi AI telah memasuki era baru dengan munculnya Agentic AI. Teknologi ini tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga dapat menjalankan tugas secara mandiri sebagai “agen digital” yang mampu mengambil keputusan dan melaksanakan pekerjaan.

Perubahan Paradigma

Dengan adanya perkembangan ini, pendekatan terhadap keamanan siber juga harus berubah. Organisasi perlu melindungi AI agent agar tetap aman, dapat dipercaya, dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kepercayaan terhadap AI hanya bisa terbangun jika sistem AI tersebut terjamin keamanannya dari berbagai ancaman siber.

Seth Ravin menyatakan bahwa perusahaan harus menerapkan pendekatan keamanan proaktif dengan perlindungan menyeluruh terhadap aplikasi, data, dan AI agent. Dengan pendekatan ini, organisasi dapat merespons ancaman siber dengan cepat tanpa perlu menunggu lama.

Peran Pemerintah dan Persiapan Sumber Daya Manusia

Menurut Seth Ravin, peningkatan perhatian pemerintah Indonesia terhadap pengembangan AI dan keamanan siber adalah langkah positif dalam membangun ekosistem digital yang sehat. Inovasi dan keamanan harus berkembang bersama untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi dunia usaha dan masyarakat.

Selain memperkuat tata kelola, Seth Ravin juga menekankan pentingnya persiapan sumber daya manusia yang dapat mengelola AI dengan bertanggung jawab. Ke depan, kebutuhan akan talenta yang memahami integrasi sistem, kualitas data, dan keamanan AI diprediksi akan meningkat seiring dengan perkembangan teknologi tersebut.

AI bukan hanya sekadar inovasi teknologi, melainkan bagian dari transformasi bisnis yang memerlukan fondasi tata kelola yang kokoh untuk meningkatkan produktivitas dan memelihara kepercayaan digital.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler