Harga Bitcoin Masih Betah di RP 1,17 Miliar Saat Saham Teknologi AS Melemah
Di tengah melemahnya saham teknologi Amerika Serikat (AS), harga Bitcoin (BTC) masih bertahan di kisaran US$65.000 pada Jumat, 24 Juli 2026. Meskipun terjadi penurunan sebesar 0,04%, harga Bitcoin tetap stabil di angka tersebut.
Harga Ethereum dan Dogecoin
Tak hanya Bitcoin, harga Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan sebesar 1,25% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$1.892 atau sekitar Rp 34,04 juta. Sementara itu, Dogecoin (DOGE) mengalami koreksi terbesar dengan penurunan sebesar 3,13% menjadi US$0,06994.
Pasar Saham VS Kripto
Penurunan harga kripto seperti Bitcoin dianggap masih relatif kecil jika dibandingkan dengan kondisi pasar saham. Pada pekan ini, perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar mendorong pasar saham AS turun 4,8%. Hal ini mengakibatkan melemahnya kapitalisasi pasar saham sebesar US$797 miliar atau sekitar Rp 14,339 triliun.
Penurunan ini menjadi yang terburuk sejak aksi jual pada April 2025. Pasar saham AS terpukul dengan S&P 500 turun 1,2% dan Nasdaq 100 turun 1,9%, meredupkan rekor akhir Mei dan menghapus sekitar US$2 triliun atau Rp 35,984 triliun.
Dampak Pengeluaran untuk AI
Alphabet dan Tesla menjadi perbincangan setelah mengumumkan peningkatan pengeluaran modal untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan-perusahaan ini menghadapi tekanan karena pengeluaran modal besar-besaran yang jauh di atas ekspektasi, menyebabkan kekhawatiran di pasar finansial.
Kekhawatiran ini telah mempengaruhi pergerakan harga kripto selama beberapa minggu terakhir. Bitcoin, yang seringkali menjadi proksi untuk siklus modal AI, akan dipengaruhi oleh kondisi saham teknologi besar seperti Alphabet dan Tesla.

