Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi secara Alami
Jakarta (ANTARA) – Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke jika tidak dikendalikan. Perubahan pola hidup menjadi salah satu langkah penting untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut hipertensi dapat dicegah dan dikendalikan melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, menghindari tembakau, membatasi alkohol, serta pengobatan yang sesuai. Berikut delapan cara yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan atau mengendalikan tekanan darah secara alami.
Kurangi Konsumsi Garam
Asupan natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. WHO merekomendasikan konsumsi garam kurang dari 5 gram per hari atau sekitar satu sendok teh untuk orang dewasa. Kurangi makanan tinggi garam seperti makanan instan, makanan olahan, makanan ringan kemasan, serta makanan yang banyak menggunakan kecap atau saus.
Perbanyak Makan Sayur dan Buah
Pola makan yang kaya sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan sumber protein sehat dapat membantu menjaga tekanan darah. Pola makan DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension juga direkomendasikan sebagai salah satu pola makan untuk membantu mencegah dan mengendalikan tekanan darah tinggi.
Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan sekaligus dapat menurunkan tekanan darah. WHO merekomendasikan orang dewasa melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau 75 menit aktivitas dengan intensitas tinggi. Jenis olahraga yang dapat dilakukan antara lain jalan cepat, bersepeda, berenang, atau aktivitas fisik lain yang sesuai dengan kemampuan tubuh.
Mengetahui angka tekanan darah merupakan langkah penting untuk mengetahui apakah tekanan darah terkendali atau justru meningkat. WHO pada peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2026 menekankan bahwa pengukuran tekanan darah secara rutin merupakan langkah awal dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi. Pengukuran sebaiknya dilakukan dengan alat yang tervalidasi dan mengikuti prosedur yang benar agar hasilnya lebih akurat.
Jangan hentikan obat secara mandiri. Perubahan gaya hidup memang dapat membantu mengendalikan tekanan darah, tetapi tidak semua penderita hipertensi dapat mengandalkannya tanpa pengobatan. WHO menegaskan bahwa ketika perubahan gaya hidup saja tidak cukup, obat antihipertensi yang tepat dan dikonsumsi secara konsisten dapat membantu mencegah komplikasi serius. Karena itu, orang yang telah mendapatkan obat dari dokter sebaiknya tidak menghentikan atau mengubah dosis obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Copyright © ANTARA 2026

