Pasar kripto berada di bawah tekanan pada pagi 16 September 2026, ketika perkembangan regulasi di Amerika Serikat terkait CLARITY Act turut menjadi perhatian pelaku pasar. Data CoinMarketCap menunjukkan, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$75.513, turun 3,07 persen dalam 24 jam terakhir dan melemah 4,10 persen dalam tujuh hari.
Penurunan juga terjadi pada Ethereum. Aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar itu berada di sekitar US$2.400, setelah terkoreksi 4,58 persen dalam 24 jam dan 3,65 persen dalam sepekan.
Reaksi Setelah Voting Senat
Pergerakan tersebut berlangsung setelah adanya voting di Senat Amerika Serikat yang berkaitan dengan perkembangan CLARITY Act. Sejumlah laporan menyebutkan Bitcoin dan sejumlah saham yang terkait dengan industri kripto mengalami tekanan setelah voting tersebut.
Namun, perubahan harga aset digital tidak dapat dikaitkan hanya dengan proses regulasi itu. Pasar kripto bergerak di tengah berbagai faktor, sehingga reaksi terhadap hasil voting Senat perlu dibaca sebagai salah satu unsur dalam dinamika pasar secara keseluruhan.
Ryan mengatakan, perkembangan regulasi memang menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar. Meski begitu, regulasi bukan satu-satunya faktor yang menentukan arah harga aset kripto.
“Regulasi bukan satu-satunya faktor yang menentukan pergerakan harga aset kripto. Karena itu, pemahaman terhadap kondisi pasar, karakteristik aset, serta risiko dari setiap produk tetap menjadi bagian penting bagi pelaku pasar,” ujar Ryan.
Regulasi Bukan Satu-satunya Penentu
Pernyataan tersebut menempatkan pergerakan harga Bitcoin dan Ethereum dalam konteks yang lebih luas. Data penurunan dalam 24 jam maupun tujuh hari menunjukkan tekanan terjadi dalam jangka waktu yang berbeda, tetapi angka itu tidak dengan sendirinya menjelaskan satu penyebab tunggal.
Dalam situasi ketika agenda regulasi menjadi perhatian pasar, pelaku pasar tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh. Karakteristik masing-masing aset juga menjadi faktor yang perlu dipahami karena pergerakan dan risikonya tidak selalu sama.
Pesan yang disampaikan Ryan juga mencakup risiko pada setiap produk kripto. Dengan begitu, perkembangan CLARITY Act dan respons pasar terhadap voting Senat menjadi bagian dari informasi yang perlu dicermati, bukan satu-satunya dasar untuk menilai pergerakan maupun mengambil keputusan terkait aset digital.

