Sunday, October 11, 2026
HomeTravelKunjungan Wisman Naik, Pemesanan Hotel Indonesia Melonjak

Kunjungan Wisman Naik, Pemesanan Hotel Indonesia Melonjak

Tren wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia mulai tercermin pada kinerja hotel. Berdasarkan laporan terbaru SiteMinder, wisatawan asing membayar tarif kamar yang lebih tinggi dan menghabiskan waktu lebih lama selama menginap, meski permintaan hotel pada periode pertengahan tahun secara keseluruhan mengalami penurunan.

Laporan SiteMinder’s Hotel Booking Trends menganalisis pemesanan untuk periode menginap 1 Juni hingga 30 September 2026. Data tersebut dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 dan dihimpun dari aktivitas pemesanan melalui platform SiteMinder yang memproses sekitar 135 juta pemesanan setiap tahun di lebih dari 53 ribu hotel di seluruh dunia.

Permintaan September Diproyeksikan Menguat

Dalam laporan itu, pemesanan hotel pada September 2026 diperkirakan meningkat 2,3 persen dibandingkan September tahun sebelumnya. Proyeksi tersebut muncul setelah pemesanan tercatat menurun pada Juni, Juli, dan Agustus. Akibat penurunan selama tiga bulan itu, total permintaan hotel pada periode pertengahan tahun diperkirakan turun 3,9 persen secara tahunan.

Country Manager SiteMinder Indonesia Fifin Prapmasari mengatakan, perlambatan pada pertengahan tahun belum sepenuhnya mencerminkan kondisi industri perhotelan Indonesia. Menurut dia, permintaan dari wisatawan internasional masih kuat, sementara harga kamar dan durasi menginap menunjukkan pertumbuhan.

“Periode pertengahan tahun masih menyimpan peluang yang besar bagi hotel-hotel di Indonesia,” ujar Fifin dalam keterangan tertulis pada 24 Juni 2026.

Fifin menilai masyarakat tetap melakukan perjalanan, tetapi lebih selektif dalam memilih destinasi dan waktu bepergian. Karena itu, penurunan pemesanan pada sejumlah bulan tidak serta-merta menggambarkan berkurangnya minat perjalanan secara menyeluruh, terutama ketika indikator lain seperti pengeluaran dan lama menginap justru meningkat.

Tarif dan Lama Menginap Wisman Meningkat

Seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara, rata-rata pengeluaran untuk kamar hotel di Indonesia mencapai Rp4.031.840 per malam. Angka tersebut naik 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tarif tertinggi tercatat pada Juli, ketika rata-rata pengeluaran mencapai Rp4.299.440 per malam.

Wisatawan asing juga tercatat menginap lebih lama. Rata-rata durasi tinggal mencapai 3,1 malam, atau tumbuh 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan SiteMinder, capaian itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan durasi menginap wisatawan terpanjang di Asia, sejajar dengan Thailand.

Data tersebut memperlihatkan adanya perbedaan antara jumlah pemesanan dan kualitas permintaan. Meski pemesanan pada Juni hingga Agustus menurun, wisatawan internasional yang tetap melakukan perjalanan tercatat bersedia membayar lebih mahal dan memperpanjang masa tinggalnya di Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler