Saturday, July 11, 2026
HomeBeritaEkspor Produk Hilirisasi di IMIP: Tren Peningkatan yang Signifikan

Ekspor Produk Hilirisasi di IMIP: Tren Peningkatan yang Signifikan

Produk-produk hilirisasi seperti aluminium, nikel, dan besi baja dari Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, terus membanjiri pasar global dengan meningkatnya produksi setiap tahun. Melalui kunjungan ke kawasan tersebut, Media Indonesia melihat secara langsung ribuan ton produk hilirisasi yang siap diekspor ke berbagai negara, termasuk baja tahan karat, aluminium, baja karbon, dan bahan baku baterai kendaraan listrik.

Salah satu pabrik hilirisasi di IMIP, yaitu PT Hua Chin Aluminum Indonesia (HCAI) yang merupakan perusahaan patungan dari dua perusahaan Tiongkok, mampu memproduksi jumlah aluminium yang signifikan setiap tahun. Mayoritas produksi dari pabrik HCAI diekspor ke Eropa dan Asia, sementara jumlah karyawan yang dipekerjakan mencapai 1,446 pekerja, sebagian besar berasal dari Sulawesi Tengah.

Pabrik hilirisasi lainnya di kawasan IMIP adalah PT CNGR Ding Xing New Energy, yang merupakan produsen nikel pertama di Asia Tenggara dengan kadar nikel hingga 80%. Produk nikel dari perusahaan tersebut banyak digunakan sebagai bahan baku interior pesawat dan kereta cepat. Selain itu, CNGR juga memproduksi nikel katoda dengan kapasitas produksi yang besar, sebagian besar diekspor ke luar negeri.

Dengan luas lahan yang mencapai 2,000 hektar dan rencana perluasan hingga 5,000 hektar, kawasan IMIP menampung 50 tenant dari berbagai negara seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Australia, dan Indonesia. Berbagai tenant utama seperti ITSS, DSI, QMB New Energy Materials, HYNC, CDNE, dan MTI aktif di kawasan IMIP, dengan nilai investasi yang mencapai US$34,3 miliar dan devisa ekspor sebesar US$15,44 miliar pada 2024. Dengan jumlah tenaga kerja mencapai 90,000 orang, kawasan IMIP terus berkontribusi dalam pasar global.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler