Saturday, July 11, 2026
HomeTravelMenikmati Pesona Gunung Sangar di Bandung Selatan

Menikmati Pesona Gunung Sangar di Bandung Selatan

Gunung Sangar di Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, telah menjadi tujuan populer di kalangan pendaki belakangan ini. Mayoritas pendaki memilih pergi-pulang atau tektok, namun ada juga yang memilih berkemah di puncak untuk menikmati suasana malam, pemandangan city light Bandung, dan melihat sunrise. Keramaian pendaki di Gunung Sangar mulai meningkat sekitar dua tahun lalu setelah mengalami kebakaran besar pada tahun 2019. Influencer seperti Fiersa Besari juga turut membuat konten di media sosial mereka, menarik minat para pendaki. Saat ini, jumlah pendaki rata-rata sekitar 10-15 orang di hari kerja dan melonjak menjadi 100-150 orang di akhir pekan.

Tarif masuk Gunung Sangar terhitung sejak Mei 2025 adalah Rp 10.000 untuk pendaki tektok dan Rp 15.000 untuk yang berkemah per malam. Biaya parkir kendaraan juga dikenakan dengan harga Rp 10.000 untuk sepeda motor dan Rp 20.000 untuk mobil. Fasilitas yang disediakan antara lain tes kesehatan, evakuasi darurat, kantong sampah, stiker, dan sertifikat pendakian. Gunung Sangar dikelola oleh masyarakat sekitar dalam Kelompok Perhutanan Sosial yang melibatkan kelompok tani hutan Desa Mekarjaya, pemerintahan desa, kecamatan, serta karang taruna.

Perjalanan ke puncak Gunung Sangar dari basecamp di ketinggian 1.100 mdpl membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam dengan kondisi jalur tidak becek. Terdapat empat pos selama perjalanan, dengan tantangan seperti tanjakan ebel dan tanjakan manja. Di puncak terdapat dataran untuk berkemah atau upacara, pohon puspa yang disebut Pohon Jomblo, dan batu susun alias batu singa. Satwa yang bisa ditemui di Gunung Sangar antara lain elang hitam, musang, tupai, kucing liar, monyet ekor panjang, dan babi hutan.

Nama Gunung Sangar juga dikenal dengan nama lain Tegal Bagong, yang merujuk pada keberadaan babi hutan di sana. Cuaca terbaik untuk mendaki Gunung Sangar adalah saat musim kemarau antara jam 06.00-08.00 di puncak, karena pada siang hari suhu bisa sangat panas dan berpotensi turun kabut. Aktivitas pendakian di Gunung Sangar biasanya ditutup selama Hari Idul Fitri atau saat ada kegiatan penanaman pohon.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler