Monday, December 8, 2025
HomePolitikProfil 10 Pahlawan Nasional Baru Tahun 2025: Siapa Mereka?

Profil 10 Pahlawan Nasional Baru Tahun 2025: Siapa Mereka?

Setiap tanggal 10 November, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk menghormati perjuangan para pejuang yang sangat berjasa dalam merebut kemerdekaan dan memajukan negara. Pada tahun 2025, perayaan ini menjadi semakin istimewa dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh berbeda oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jakarta. Prosesi penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari negara terhadap individu yang memiliki dedikasi luar biasa dalam berbagai bidang, mencakup berbagai latar belakang mulai dari mantan presiden hingga aktivis buruh.

Keputusan penganugerahan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 116.TK/Tahun 2025, yang ditempatkan di Jakarta pada 6 November 2025. Acara pemberian gelar dimulai dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan dipimpin langsung oleh Presiden. Di bawah ini adalah daftar singkat dan profil 10 Pahlawan Nasional baru tahun 2025.

Pertama, Jenderal Besar TNI Soeharto, mantan Presiden kedua Indonesia yang memerintah selama lebih dari tiga dekade dan memainkan peran penting dalam hubungan internasional Indonesia. Kedua, K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, tokoh NU dan Presiden ke-4 RI yang dikenal memperjuangkan demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Selanjutnya, Marsinah, seorang aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan buruh dan perempuan di Indonesia serta Mochtar Kusumaatmadja, seorang pakar hukum dan diplomat yang kontribusinya besar dalam hukum laut internasional.

Hajjah Rahmah El Yunusiyyah, seorang tokoh perempuan yang berperan dalam pengembangan pendidikan di Sumatra Barat serta Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, seorang tokoh militer yang terlibat dalam operasi penumpasan PKI. Dan ada juga Sultan Muhammad Salahuddin, Sultan Bima yang memimpin Kesultanan Bima dan berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Terakhir, Syaikhona Muhammad Kholil, seorang ulama besar dari Madura, Tuan Rondahaim Saragih, pemimpin daerah dari Sumatra Utara, dan Sultan Zainal Abidin Syah, mantan Gubernur pertama Irian Barat. Melalui penetapan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh ini, bangsa Indonesia diingatkan kembali bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah hasil dari pengorbanan dan kesungguhan para pendahulu.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler