Tuesday, June 9, 2026
HomeTeknologiPeningkatan Proteksi DDoS: Menanggapi Serangan Siber di Indonesia

Peningkatan Proteksi DDoS: Menanggapi Serangan Siber di Indonesia

Kebutuhan Perlindungan Terhadap Serangan Siber Ditingkatkan di Indonesia

Kebutuhan perlindungan terhadap serangan siber berbasis DDoS semakin meningkat seiring dengan perkembangan aktivitas digital di berbagai sektor industri. Untuk menjaga stabilitas layanan bisnis dan mencegah gangguan operasional, penyedia layanan infrastruktur digital mulai memperbesar kapasitas mitigasi serangan.

Salah satunya, penyedia layanan cloud dan hosting, IDCloudHost, telah meningkatkan kapasitas layanan Anti-DDoS melalui kerja sama internasional dengan perusahaan keamanan siber global, StormWall. Kolaborasi ini dilakukan melalui Cloud Host Pte Ltd, entitas bisnis internasional yang membawa integrasi dengan jaringan scrubbing center milik StormWall di berbagai wilayah global.

Kerja Sama Internasional untuk Perlindungan Siber

IDCloudHost telah memperluas kapasitas proteksi regional hingga 1 Tbps yang tersebar melalui node scrubber di Singapura, Hong Kong, dan Jakarta. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses filtering trafik dan menjaga stabilitas layanan ketika terjadi lonjakan trafik akibat serangan siber.

Menurut Chief Technology Officer IDCloudHost, Faisal Reza, serangan DDoS saat ini semakin kompleks dan masif sehingga memerlukan sistem proteksi dengan kapasitas besar dan respons real-time. Proteksi Anti-DDoS yang dikembangkan IDCloudHost berfokus pada tiga lapisan perlindungan, yakni website protection, server protection, dan network protection.

Teknologi Proteksi Canggih dengan AI

Layanan Anti-DDoS IDCloudHost juga telah mulai memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi anomali trafik dan memprediksi potensi serangan sebelum terjadi. Dengan kapasitas proteksi hingga 1 Tbps di regional dan dukungan teknologi global lebih dari 5 Tbps, pelanggan dipastikan tidak perlu khawatir terhadap gangguan akibat serangan DDoS.

Layanan proteksi tersebut ditujukan untuk sektor dengan trafik tinggi seperti perbankan, penyedia layanan internet, pendidikan, dan instansi pemerintah. Melalui langkah-langkah proaktif ini, diharapkan Indonesia semakin siap menghadapi ancaman serangan siber yang semakin kompleks.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler