Timnas Perahu Naga Indonesia akan membawa 20 atlet dan enam ofisial ke Tiongkok untuk mengikuti rangkaian kompetisi perahu naga tingkat dunia pada September hingga Oktober 2026. Skuad Merah Putih dijadwalkan tampil di Yuanling dan Hangzhou dengan bekal empat medali emas serta dua perak dari SEA Games 2025 di Thailand.
Pelatih Timnas Perahu Naga Indonesia, M Suryadi, menyatakan timnya siap menghadapi persaingan global tersebut. Kesiapan itu disampaikan dalam acara pelepasan atlet di Wisma Elang Laut, Jakarta, Senin (15/9).
Mempertahankan kekuatan dari SEA Games
Menurut Suryadi, persiapan tim telah berlangsung sejak Januari 2026. Program tersebut merupakan kelanjutan dari penampilan Indonesia pada SEA Games 2025, ketika tim perahu naga meraih enam medali dari enam nomor yang dipertandingkan.
“Persiapan ini merupakan rangkaian setelah SEA Games 2025 di Thailand. Alhamdulillah, saat itu kami berhasil membawa pulang empat medali emas dan dua medali perak dari enam nomor yang dilombakan,” ujar Suryadi.
Untuk menghadapi Piala Dunia Perahu Naga 2026 di Yuanling dan Kejuaraan Dunia Perahu Naga 2026 di Hangzhou, tim pelatih mempertahankan sejumlah atlet yang tampil pada SEA Games 2025. Keputusan itu diambil agar kekompakan serta ritme pertandingan yang telah terbentuk tetap terjaga.
Latihan masih berlangsung hingga menjelang keberangkatan. Tim pelatih memanfaatkannya untuk mematangkan kondisi fisik dan strategi sebelum para atlet berhadapan dengan peserta dari berbagai negara.
Dukungan pendanaan membuka peluang tampil
Keikutsertaan di dua ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi Timnas Perahu Naga Indonesia untuk kembali bertanding setelah batal tampil di ASEAN Beach Games 2026 pada April. Kegagalan berangkat dalam ajang itu disebabkan kendala finansial.
Suryadi menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang membantu keberangkatan tim, termasuk BUMN dan sektor swasta seperti Solaria. Dukungan tersebut, menurut dia, membuat para atlet merasa diperhatikan dan dapat menjalani kesempatan bertanding yang sebelumnya tertunda.
“Kami berterima kasih karena para atlet merasa diperhatikan sehingga kami bisa berangkat. Mereka sangat mensyukuri kesempatan bertanding di World Cup dan World Championship ini untuk melampiaskan hasil latihan yang sempat tertunda karena batalnya keikutsertaan di ASEAN Beach Games,” kata Suryadi.
Rombongan Indonesia direncanakan berangkat pada 23 September 2026 dan kembali ke Tanah Air pada 4 Oktober 2026. Kompetisi di Yuanling dan Hangzhou menjadi sasaran berikutnya bagi skuad yang sebelumnya mengoleksi empat emas dan dua perak di Thailand.

