Sunday, October 11, 2026
HomeTravel**Tren Pergeseran Preferensi Wisatawan Premium Gen Z**

**Tren Pergeseran Preferensi Wisatawan Premium Gen Z**

Wisatawan Gen Z dari kalangan berada di Asia Pasifik tidak lagi dapat dipahami sebagai satu kelompok dengan selera liburan yang seragam. Riset Luxury Group Marriott International memetakan mereka ke dalam empat tipe berdasarkan tujuan personal, pencarian identitas, serta makna yang ingin diperoleh dari sebuah perjalanan.

Riset tersebut melibatkan 2.800 responden dari kelompok masyarakat kelas atas di delapan pasar utama Asia Pasifik. Sebanyak 1.200 responden di antaranya merupakan anggota Gen Z berusia 18 hingga 29 tahun. Temuan penelitian menunjukkan, pilihan destinasi dan fasilitas perjalanan mewah semakin ditentukan oleh kebutuhan individual, bukan semata-mata oleh faktor usia.

Empat cara memaknai perjalanan mewah

Kategori terbesar adalah The Connoisseur Traditionalist dengan proporsi 34 persen. Mereka mengutamakan reputasi merek, keahlian dalam pelayanan, serta efisiensi program loyalitas hotel. Bagi kelompok ini, pengalaman mewah berkaitan erat dengan kepercayaan terhadap nama besar dan standar layanan yang telah dikenal.

Sebanyak 30 persen responden tergolong The Future Proofer. Perjalanan bagi mereka dipandang sebagai investasi untuk kesehatan dalam jangka panjang. Karena itu, fasilitas kebugaran holistik dan akses terhadap tenaga medis profesional menjadi pertimbangan utama ketika memilih tempat menginap.

Kelompok berikutnya, The Quiet Luxurist, mencakup 20 persen pelancong. Mereka justru mendefinisikan kemewahan melalui kesempatan untuk mengurangi penggunaan teknologi, menikmati ketenangan, dan mendatangi destinasi tersembunyi yang belum ramai dikenal. Preferensi ini berbeda dari anggapan umum bahwa pelancong muda selalu mencari eksposur di media sosial.

Sementara itu, 16 persen responden masuk dalam kategori The Cultural Reclaimer. Mereka bepergian untuk menelusuri warisan budaya keluarga dan memperkuat hubungan antargenerasi. Kelompok ini juga ingin memegang kendali finansial penuh dalam merencanakan perjalanan keluarga.

Generasi baru dan perubahan industri premium

Regional Vice President of Luxury Marriott International Asia Pacific (excluding China), Oriol Montal, mengatakan perubahan tersebut menandai pergeseran lanskap pasar premium global dari pola layanan yang seragam. Menurut dia, generasi baru ikut membentuk kembali arah industri pariwisata mewah.

“Riset kami mengungkapkan bahwa wisatawan Gen Z yang berkecukupan tidak sekadar berpartisipasi dalam perjalanan mewah, tapi juga menyusun ulang, didorong oleh keinginan akan makna, kesejahteraan, dan koneksi yang autentik,” ujar Oriol dalam keterangan tertulis pada Rabu, 1 Juli 2026.

Penelitian itu juga menantang anggapan bahwa pelancong Gen Z masih sepenuhnya bergantung pada orang tua untuk membiayai liburan. Lebih dari separuh responden Gen Z disebut membiayai perjalanan mereka secara mandiri. Hampir separuh lainnya merencanakan seluruh rincian perjalanan tanpa bantuan pihak ketiga.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler