Sunday, October 11, 2026
HomeTeknologiLloyds dan Visa Uji Stablecoin untuk Transaksi Rp13 Miliar

Lloyds dan Visa Uji Stablecoin untuk Transaksi Rp13 Miliar

Lloyds dan Visa menyelesaikan uji coba penggunaan stablecoin untuk pembayaran lintas batas senilai US$750.000 atau sekitar Rp13,41 miliar. Uji coba langsung yang berlangsung selama tujuh hari itu disebut Lloyds sebagai penyelesaian transaksi stablecoin pertama antara Visa dan kelompok perbankan besar di Inggris.

Dalam pengujian tersebut, Lloyds membeli USDC melalui Archax, bursa aset digital yang teregulasi di Inggris. Stablecoin itu digunakan untuk menyelesaikan serangkaian kewajiban pembayaran dalam denominasi dolar Amerika Serikat.

Pembayaran Tiba Kurang dari Satu Jam

Transaksi dicatat melalui cabang Corporate Markets Lloyds yang berlokasi di Jersey. Setelah itu, dana dikirimkan kepada Visa di Amerika Serikat dan diterima dalam waktu kurang dari satu jam. Kecepatan tersebut juga tercapai ketika transaksi dilakukan pada akhir pekan.

Hasil uji coba ini menjadi pembanding terhadap mekanisme penyelesaian lintas batas melalui sistem perbankan tradisional. Lloyds menyatakan, transaksi antarnegara dengan cara konvensional dapat membutuhkan waktu satu hari atau lebih apabila dimulai di luar jam operasional bank.

“Menyelesaikan kewajiban pembayaran langsung senilai US$750.000 antara Lloyds dan Visa menggunakan stablecoin memungkinkan kami untuk melangkah lebih jauh dari sekadar teori dan menguji kemampuan ini dalam situasi nyata,” kata Peter Left, Kepala Aset Digital Lloyds.

Pengujian Berfokus pada Transaksi Antarbank

Uji coba tersebut tidak mencakup pembayaran yang dilakukan nasabah. Fokusnya adalah penyelesaian kewajiban pembayaran antarlembaga keuangan, khususnya untuk transaksi lintas batas dalam dolar AS.

Selama rangkaian pengujian, Lloyds juga mengoperasikan node miliknya sendiri di Canton Network. Node tersebut digunakan sebagai bagian dari infrastruktur yang dijalankan Lloyds dalam uji coba stablecoin.

Visa, sementara itu, mendukung proses penyelesaian transaksi melalui blockchain publik lain. Nama blockchain tersebut tidak disebutkan.

Informasi mengenai uji coba ini dikutip dari The Block pada Jumat, 2 Oktober 2026. Nilai transaksi sebesar US$750.000 dikonversi ke rupiah dengan asumsi kurs dolar AS berada di kisaran Rp17.890.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler