Polres Purwakarta Tindak Proaktif Cegah Karhutla di Musim Kemarau
Guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat di musim kemarau, Polres Purwakarta mengambil langkah proaktif dengan menyiram puluhan hektare lahan kering di kawasan Kampung Tabrik, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Penyiraman Sebagai Upaya Antisipasi Dini
Polres Purwakarta merespons kondisi lahan yang mulai kering dengan dipenuhi rumput ilalang dan pepohonan kering, situasi yang sangat rawan terbakar. Selain itu, vegetasi yang kering dapat mengakibatkan api merambat dengan cepat jika terjadi kebakaran.
Petugas lapangan menyisir kebun dan lahan kosong, membasahi permukaan tanah dan tanaman yang kering. Tindakan ini diambil sebagai antisipasi dini di tengah cuaca kering di Jawa Barat.
Komitmen Polres Purwakarta dan Peran Masyarakat
Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam, menekankan bahwa pencegahan adalah kunci dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau. Langkah proaktif tersebut sebagai bagian dari komitmen Polres Purwakarta untuk hadir lebih awal sebelum bencana terjadi.
Selain menyiram lahan, Polres Purwakarta juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran. Masyarakat diminta untuk tidak membakar sampah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar sebagai langkah pencegahan.
Febri juga mengimbau agar masyarakat tidak meremehkan sumber api kecil dan segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran. Pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi memerlukan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lahan dari material yang mudah terbakar.
Komitmen Polres Purwakarta dalam mencegah karhutla di musim kemarau menjadi bagian dari kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan mencegah bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.

