Tuesday, October 6, 2026
HomeGaya HidupBenarkah Tepung Mentah Bisa Menyebabkan Keracunan? Cek Faktanya

Benarkah Tepung Mentah Bisa Menyebabkan Keracunan? Cek Faktanya

Kue cubit setengah matang dan kue pancong dengan bagian tengah yang masih lumer memang disukai sebagian orang. Namun, makanan berbahan utama tepung sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum benar-benar matang. Tepung yang tampak bersih bukan berarti bebas dari bakteri karena bahan tersebut pada dasarnya masih tergolong pangan mentah.

Food and Drug Administration (FDA) menjelaskan, tepung yang digunakan untuk memasak dan membuat kue tidak selalu melalui proses yang dirancang untuk membunuh seluruh bakteri. Karena itu, tepung dapat membawa kuman yang berisiko menyebabkan keracunan makanan apabila dimakan dalam keadaan mentah atau belum matang.

Risiko bakteri pada tepung dan adonan

Kontaminasi dapat terjadi sejak biji-bijian masih berada di lahan hingga masuk ke tahap pengolahan. Setelah dipanen, biji-bijian digiling dan dalam beberapa kasus diputihkan sebelum menjadi tepung. Rangkaian proses tersebut tidak ditujukan untuk memusnahkan semua bakteri yang mungkin sudah ada pada bahan mentah.

FDA bersama Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pernah menyelidiki sejumlah kasus keracunan makanan yang dikaitkan dengan tepung mentah. Produk yang terlibat antara lain adonan kue dan cookie dough. Bakteri yang ditemukan dalam sejumlah kasus tersebut termasuk Salmonella dan Escherichia coli (E. coli), yang dapat menimbulkan gejala ringan hingga serius.

Risiko tidak hanya muncul ketika seseorang sengaja mencicipi adonan. Anak-anak, misalnya, dapat menyentuh adonan berbahan tepung mentah lalu memasukkan tangan ke mulut. Adonan yang digunakan untuk membuat kerajinan seperti play dough juga perlu diperlakukan sebagai bahan yang tidak aman untuk dimakan.

Langkah mencegah keracunan

CDC menyarankan agar masyarakat tidak mencicipi adonan mentah untuk kue, brownies, pizza, pancake, biskuit, maupun makanan lain sebelum dimasak. Anak-anak juga sebaiknya dijauhkan dari adonan tersebut, baik saat proses memasak maupun ketika adonan digunakan untuk bermain.

Bagi yang ingin mengonsumsi cookie dough atau brownie batter secara langsung, pilih produk yang memang dibuat untuk tujuan tersebut. Produk semacam itu biasanya menggunakan tepung yang telah dipanaskan dan telur yang sudah dipasteurisasi. Produk biasa tidak otomatis aman dimakan mentah hanya karena berbentuk adonan siap olah.

Adonan juga perlu dimasak atau dipanggang mengikuti suhu dan waktu yang tercantum dalam resep atau kemasan. Pemanasan yang dilakukan dengan benar membantu membunuh bakteri yang mungkin terdapat pada tepung.

Selama menyiapkan makanan, pisahkan tepung dan telur mentah dari makanan yang sudah siap disantap. Tepung mudah menyebar karena partikelnya halus, sehingga meja, alat masak, atau bahan makanan lain dapat ikut terpapar. Setelah selesai menggunakan tepung atau adonan, cuci tangan dengan sabun dan air. Bersihkan pula peralatan serta permukaan meja yang terkena bahan mentah.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler